Sejarah Hari Valentine Dari Tradisi Bangsa Romawi Kuno

Sejarah Hari Valentine Dari Tradisi Bangsa Romawi Kuno

Hari Valentine merupakan hari dimana kita merayakan kasih sayang terhadap keluarga maupun orang tercinta. Namun dari manakah asal-usul valentine? Ada beberapa teori dan perdebatan tentang sejarah hari valentine. Beberapa teori tentang asal muasal valentine ini tidak ada kaitannya dengan coklat dan kasih sayang. Beberapa bahkan terkesan kelam dan mengerikan.

Sampai sekarang belum diketahui sejarah yang benar tentang terciptanya perayaan valentine yang biasa kita rayakan setiap 14 Februari ini. Salah satu teorinya bermula pada zaman Romawi Kuno. Ada sumber sejarah yang menyebutkan bahwa valentine berasal dari sebuah festival, dan tradisi ini sarat dengan hal-hal yang berbau seksual.

Sejarah Hari Valentine Menurut Festival Lupercalia

Festival Lupercalia adalah festival yang dilaksanakan untuk menghormati Dewa Kesuburan pada zaman pra Romawi. Festival ini dirayakan pada tanggal 13 sampai 15 Februari oleh nenek moyang Romawi Kuno. DIpercaya bahwa festival ini dapat membawa kesucian kedalam kota-kota dan mendatangkan kesehatan dan kesuburan. Ada beberapa versi yang menceritakan tentang bagaimana festival ini dirayakan.

Kegiatan yang paling umum diketahui dilakukan pada festival ini adalah tradisi mengorbankan seekor kambing dan seekor anjing. Para laki-laki akan menguliti kambing dan anjing yang dikorbankan dan berputar mengelilingi Bukit Palatine. Para wanita muda mengantri disekitar laki-laki ini dan si laki-laki menggunakan kulit binatang tersebut untuk mencambuk para wanita. Hal ini dipercaya dapat membawa kesuburan bagi para wanita dan memperlancar persalinan bagi mereka yang sedang hamil.

Banyak dari yang mengikuti festival ini datang dengan telanjang dan mabuk-mabukan. Tidak hanya dari kalangan orang biasa yang mengikuti festival ini, para orang-orang terhormat pun banyak yang datang untuk ikut berpesta dan merayakan festival ini dengan bermain judi slot online secara ramai-ramai.

Selain itu dalam perayaan yang brutal ini juga termasuk tradisi undian perjodohan. Dalam undian ini pada laki-laki muda mengundi nama para perempuan dari sebuah toples. Setelah itu para pasangan akan menghabiskan waktu festival bersama-sama, atau bahkan lebih lama bila mereka merasa cocok satu sama lain.

Asal-usul Nama Valentine

Lalu darimanakah asal usul nama valentine? Nama valentine sendiri datang dari dua pria yang di eksekusi mati oleh Kaisar Clausius II. Kedua orang yang sama-sama bernama valentine ini dieksekusi mati pada tanggal 14 Februari di tahun yang berbeda. Gereja Katolik Penderitaan mereka sebagai martirdengan perayaan hari St. Valentine.

Lalu pada abad ke-5 Paus Gelasius II membaurkan hari St. Valentine dengan Festival Lupercalia dengan tujuan mengucilkan ritual pagan. Walaupun mereka membuang bagian telanjang dari perayaan tersebut, hari tersebut tetap dianggap sebagai hari kesuburan dan kasih sayang.